Sampai Jumpa Maesa Cup ke-3

Para juara kejuaraan tenis junior dan ganda prestasi Maesa Cup ke-2 tahun 2020

Palu, Maesa Cup II resmi berakhir dengan berakhirnya pertandingan final ganda 35 tahun ke atas antara pasangan Irwan Radjab/ Tomy Kartono melawan pasangan Ridwan Tayeb/ Iwan Alimin di lapangan tenis GOR Kota Palu, Ahad (15/3). Partai final ini dimenangkan pasangan Irwan / Tomy dengan skor telak 8-2.

Partai final ini menutup Maesa Cup II yang dilaksanakan sejak 13 Maret 2020. Kejuaraan Tenis Junior dan Ganda Prestasi Maesa Cup II ditutup oleh Ketua Umum Persatuan Olahraga (POR) Maesa Abdullah Kawalusan. 

Ketua POR Maesa Abdullah Kawalusan menyerahkan bonus kepada Andre Saputra, juaraku 18 tahun tunggal putra.

Abdullah berpesan agar para juara Maesa Cup II tidak berpuas diri atas prestasi yang diraih. Karena turnamen berikutnya akan dihelat dengan skala peserta yang lebih luas. “Insha Allah jika tidak ada kendala akan dilaksanakan tahun depan dengan sakala regional Sulawesi,” ujar Abdullah.

Maesa Cup II diikuti 46 petenis putra dan 13 petenis putra, dengan kelompok umur10-12 tahun tunggal putra dan 10 tahun tunggal putri, 14 tahun tunggal putra dan putri, 16 tahun tunggal putri, dan ku 18 tahun tunggal putra dan putri. Sementara di nomor ganda putra prestasi yang diikuti delapan pasangan. Dan dinomor ganda putra 35 tahun keatas diikuti delapan pasangan.

Animo peserta dan pecinta tenis sangat terasa dengan dihelatnya iven tenis junior. Setiap pagi dan sore, orang tua dan pecinta tenis menyaksikan jalannya pertandingan. Ikut dalam eforia permainan petenis junior maupun dewasa.

Penonton yang kerapmenyemengati para petenis yang sedang bermain.

Petenis junior M Syafril Syahrizal mengatakan sangat tertantang mengikuti kompetisi tenis junior dalam kota. Ia bahkan mengakui, atsmofer kompetisi Maesa Cup sangat menguji andrenalin. “Meskipun bertanding lawan sparing tapi kalau dalam pertandingan, rasanya beda,” ujar Syafrizal.

Senada dengan Syafrizal, petenis juara kelompk umur 16 tahun tunggal putra Rifaldi R Tayeb, mengakui agak gugup saat ikut dalamkompetisi resmi. “Agak gugup, tapi saya sangat berharap iven tenis junior seperti ini sering dilasanakan di Palu,” ujar putra dari Ridwan Tayeb ini.

Pada penutupan Maesa Cup,dihadiri ketua Badan Veteran Tenis Indonesia (Baveti) Sulawesi Tengah Aminuddin Atjo. Sekaligus berkesempatan menyerahkan hadiah ke para juara. Ketua POR Maesa Abdullah Kawalusan dan Sekretaris POR Maesa Jefry juga turut memberikan hadiah berupa bonus dan sertifikat kepada para juara. (bas)

Panitia Pelaksana Maesa Cup II

Tinggalkan Balasan