Dadang Hidayat, Dari Juru Bekam Hingga Bos Properti (1)

Milad Indo Tata Graha ke-5 tahun 2019, menghadirkan artis Anji. Foto/ kredit : Times Indonesia

Kesuksesan Indo Tata Graha perusahaan property di Indonesia tidak terlepas dari sosok CEO Dadang Hidayat.

Dadang Hidayat

Sebelum memimpin Indo Tata Graha, Dadang Hidayat, bukanlah pria berharta. Ia hidup sangat sederhana. Sewaktu di Luwuk kabupaten Banggai, Provisi Sulawesi Tengah, semasa SMA di Luwuk, Dadang sering berkelana dengan berjalan kaki. Menjalankan amanat organisasi Pelajar Islam Indonesia. Hingga suatu hari kemudian, takdir membawanya menuju sebuah impian yang akan diperolehnya di dunia.

Hingga takdir menuntunya kemudian hijrah ke Surabaya. Dalam birografi Dadang Hidayat yang disirkan chanel youtube Indo Tata Graha, Dadang menjalani segala bisnis usaha asal halal. Usaha yang ditekuninya dagang. Mulai jual majalah, madu, obat-oabatan herbal dari produk multi level hingga sampai akhirnya menjadi juru bekam panggilan.

“Jadi juru bekam panggilan itu saya sudah bersama istri. Dari rumah ke rumah, bahkan dari kota ke luar kota. Alhamdulillah itu menjadi profesi yang sempat kita jalani,” tutur Dadang.

Dadang melanjutkan ceritantya, Ketika lulus SMA di Luwuk hendak menuju Surabaya, ia hampir gagal berangkat. Ia kehabisan modal karena kecelakaan sebulan sebelum berangkat.

“Upaya yang ada, saya memberanikan diri berangkat naik kapal barang saat itu. Yang bianya murah yang pasti bisa sampai ke surabaya.,” kata Dadang.

Dalam perjalanan waktunya, Dadang di kota Pahlawan merasakah kesulitan ekonomi. Dalam perantauan itu, pria yang saat ini telah membangun perumahan syariah di beberapa pulau di Jawa, Sulawesi Tengah, Makassar, bahkan Papua itu tersadar. Seperti mendapatkan ilham, agar bisa melalui start up nya di Surabaya, menjadi CEO properti syariah terbesar di Indonesia.

Kantor ITG di Sidorajo-Surabaya.

“Sampai pada akhirnya muncul kesadaran dalam diri. Kalau kamu mau rezekinya besar, Nabi SAW sudah mengajarkan,  9 dari 10 pintu rezeki itu ada di dunia dagang bisnis,” kata Dadang. (bersambung)

Tinggalkan Balasan